Bismillah.....
Akhirnya, berkesempatan menulis
tentang SERUNI setelah pergulatan batin dan mood saya yang susah untuk dibujuk.
Sudah sangat lama tangan saya gatal
untuk menulis, mulut saya membujuk untuk menceritakan Seruni, mata saya belekan
melihat buku dan laporan perjalanan Seruni yang nongkrong diantara tumpukan
buku saya. Waduh, sayang sekali rasanya cerita ini tidak saya bagikan.
Tetapi selalu saja ada yang
menghalangi saya untuk mulai menulis, mulai dari kerjaan, dan kesibukan saya
yang ga jelas.
Menceritakan tentang Seruni niat
saya hanya untuk berbagi pengalaman dan ilmu untuk teman-teman yang ingin
melakukan ekspedisi selain juga ingin menceritakan tentang serunya Tim Seruni.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan
bisa diambil hikmahnya. Setelah hikmahnya diambil, jangan lupa untuk
membagikannya pada sahabat dan teman yang lain, biar kita rame-rame dapat
merasakan nikmatnya bertualang.
Setelah dibagikan, teman ga usah khawatir akan
kehabisan hikmah. Karena ia seperti bersedekah, semakin banyak bersedekah,
kekayaan kita tidak akan habis malah ia akan semakin bertambah. Seperti itu
juga hikmah, semakin dibagikan, semakin banyak yang merasakan, semakin dalam
hikmah yang dapat dirasakan.
Eh,
Apalah...
Seruni team, ini cerita versi
saya, seandainya ada yang salah, mohon diperbaiki. Bisa langsung chat saya
aja..
Love you all...
and the story begin...
next : SERUNI XPDC EPS. 1
note:
saya menulis ini bersumber dari buku dan laporan Seruni XPDC 09 yang disusun jeng Novi, jadi jangan kaget kalau ada (/banyak) kalimat yang sama dengan buku dan laporan Seruni yang hanya orang-orang yang bersangkutan yang memilikinya.
Namanya juga trip udah 6 tahun lalu, ga mungkin saya ingat semua toh.. hehe
No comments:
Post a Comment