“Lubuak Tampuruang yang Terlupakan”
Saat nama Kota Padang disebut, yang terbayang dibenak kita adalah sebuah kota besar yang padat, gedung-gedung yang besar dan ada pantai. Banyak masyarakat luar daerah menghabiskan masa libur nya dengan datang ke kota Padang dan menghabiskan tabungan mereka dengan berbelanja di ‘mall’ ataupun keliling-keliling dalam kota.
Padahal, Kota Padang memiliki potensi yang lebih dari sekedar liburan kota. Jika kita bergerak agak ke pinggiran kota Padang, tepatnya di daerah Balimbiang, ada sebuah tempat yang sangat alami, sejuk, dan indah. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan ‘Lubuak Tampuruang’
Lubuak Tampuruang adalah sebuah lokasi air terjun setinggi ± 10 m dengan air perbukitan yang sudah pasti bersih dan jernih. Dinamakan Lubuak Tampuruang karena air terjunnya jatuh ke wadah seperti tempurung kelapa yang terbentuk karena air terjun yang terus menerus jatuh mengenai batu besar sehingga menjadi berlobang yang terjadi selama beratus-ratus tahun lamanya. Batu-batu besar disepanjang sungainya pun menambah indah lokasi ini.
Masih sedikit orang yang mengetahui keberadaan lokasi ini, biasanya mereka datang hari minggu ataupun libur untuk mandi dan menikmati alam, bisa juga lompat indah dari puncak air terjun ke ‘tampuruang’ dibawahnya seperti yang sering dilakukan anak-anak sekitar yang sering mandi-mandi bersama teman-temannya.
Saya sendiri (penulis) yang sangat menyukai wisata alam telah 5 tahun tidak mengunjungi lokasi ini, dan saat saya datang lagi saya merasa sangat sedih melihat kondisinya sekarang. Dulu jalan menuju lokasi air terjun tidak terlalu parah walaupun memang jalan tidak beraspal dan berbatu-batu plus tanjakan, namun sekarang kondisi tersebut ditambah dengan lubang-lubang disepanjang jalannya sehingga cukup sulit untuk kendaraan roda dua bisa mencapai lokasi Lubuak Tampuruang ini padahal dulu saya dengan mobil masih bisa sampai di lokasi. Selain itu, dahulu lokasi disekitar air terjun bersih dan tidak banyak semak, namun setelah saya datang lagi semaknya sangat banyak sehingga agak menutupi keindahan Lubuak Tampuruang ini. Untuk turun ke air terjunnya saja sudah susah karena penuh semak sehingga harus turun melalui jalan yang lain.
Tidak ada yang perlu disalahkan atas kondisi ini, sebaiknya kita memikirkan ke depannya saja. Bagaimana caranya agar lokasi ini menjadi tempat wisata pilihan, baik bagi warga Kota Padang maupun wisatawan dari daerah lain. Bisa dengan cara memperbaiki jalan, membersihkan semak-semak disekitar lokasi air terjun dan juga dengan menambahkan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan bagi pengunjung seperti tempat shalat, tempat berganti pakaian setelah selesai mandi-mandian di air terjun, tempat sampah dan fasilitas lainnya.
Yang paling penting dari semua itu adalah arah penunjuk jalan menuju lokasi Lubuak Tampuruang. Bisa dimulai dengan bilboard atau sekedar plang ‘Wisata Air Terjun Lubuak Tampuruang’ di simpang Balimbiang di Bypass, lalu arah penunjuk di simpang-simpang berikutnya agar pengunjung tidak bingung mengingat jalan yang ditempuh cukup jauh dari pusat Kota Padang.
Jika semua aspek sudah baik, maka akan banyak wisatawan yang datang, maka secara tidak langsung akan menunjang perekonomian masyarakat sekitar Lubuak Tampuruang sehingga terbantu jugalah Pemerintah dalam program mengentaskan kemiskinan di Padang Kota Tercinta ini.
MAJULAH WISATA SUMBAR!!!
FB. Yelly Monika
Twitter. @YellyMomo

No comments:
Post a Comment