Puncak Lawang
Jalan-jalan ke Bukittinggi ga’ lengkap rasanya kalau ga’ disempatkan datang ke Puncak Lawang.
Waktu yang ditempuh sekitar setengah jam dari kota Bukittinggi, bisa menggunakan angkutan umum dari simpang Padang Luar. Jika dari Padang, kurang lebih 3 jam, naik travel Padang-Bukittinggi, turun di Simpang Padang Luar, dilanjutkan naik angkutan umum yang banyak standby disana.
Tidak ada bayar tiket masuk disini, akan tetapi Anda harus membayar uang parkir, motor Rp. 3.000,- dan mobil Rp. 5.000,-
Tidak ada bayar tiket masuk disini, akan tetapi Anda harus membayar uang parkir, motor Rp. 3.000,- dan mobil Rp. 5.000,-
Seperti namanya, Puncak Lawang berada di puncak bukit dengan suhu agak dingin. Dari sini, kita bisa melihat view Kota Bukittinggi dan Danau Maninjau dan akan sempurna lagi jika Anda datang waktu cuaca cerah, biasanya pertengahan tahun Mei-Juli tapi yang namanya Indonesia dengan iklim tak menentu juga terkadang turun hujan pada bulan itu. Bagi yang ingin datang kesana, bisa tanya info disini (~_~)
Bagi yang suka uji nyali, disini bisa naik ‘paralayang’ dengan membayar Rp. 500.000,- (padahal wkt dtg th 2009 bayarnya masih Rp.250.000). Harga ini penulis tanya langsung pada pemandunya.. (krn kemahalan, akhirnya ga’ jd dah ;-( )
Bagi yang tahu info terbaru kasih tahu ya…….. v(^_^)v
Daerah ini sudah terkenal dikalangan paraglider (ups..salah) dunia, karena sering didatangi oleh paraglider (ups..salah lagi) dari seluruh dunia.
Fasilitas yang tersedia disini ada tempat shalat, kafe-kafe, dll.
Tak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan keindahan pemandangannya… yang penting, ga’ akan rugi jika Anda dating ke sini.
Cekidot aja foto-fotonya ya…..
info:
twitter : @YellyMomo
fb: Yelly Monika











No comments:
Post a Comment