Padang, 15 Sept 2011
Pukul : 09.35 WIB
HOLIDAY DADAKAN
Sudah seminggu ga masuk kerja…
Tak sabar tuk bercerita!
:-)
1st day : 10 September 2011, Saturday
Activity : Berangkat dari Padang ke Pekanbaru
By : Mobil Pribadi (pribadi orang, bukan gw!)
At the first day, semangat nya bukan main!
Horreeee….. holiday!
Biarpun perjalanan yang mestinya bisa ditempuh dengan kecepatan normal selama 6 jam, namun akhirnya ditempuh selama 10 jam tapi tetap ‘bahagia’!
Hehe…..
Sampai di Pekanbaru pukul 17.30 WIB, take a rest bentar di kantor, langsung cau habis shalat magrib menuju café favorit gw n d’genk (bagi yang lagi nyari nongkrong enak area Pekanbaru bisa datang ke ‘Waroeng Steak’ – warung stik ajalah biar enak ngomongnya….
Begitu nyampe di warung (Stik), Wuissssss.ramee buanget! Baru inget klu malam minggu! Huff, mulai bergerilya cari meja dan menunggu 1 jam lebih sampe orderan dating. Dalam hati ku berkata “ biarlah demi makanan kesukaan”.
Tak disangka dan tak diduga, baru beberapa jam menginjakkan kaki di kota ini, hati dah KESEL karena si pelayan café yang ga’ penting dan ga’ jelas itu ngetawain gw n d’genk! Ga’ perlu dijabarin ceritanya, yang pasti kesialan pertama gara-gara “TELOR CEPLOK” !
Ga’ sopan tu si Ceplok!
Habis makan, keliling cari jacket dulu (factor U yg ga’ ngijinin pake baju tipis2 meskipun di daerah panas). Nah, disinilah kesialan kedua terjadi…
Karena tahu bakalan pake motor kemana-mana, gw bawa helm sendiri ke pekanbaru. Waktu singgah di sebuah distro, gw tinggalin helm diluar, karena gw lihat motor lain juga gitu. Eh, pas mau pulang, helm gw dah raib entah kemana. Gw lihat helm yang lain aman-aman aja tuh! Sialan si maling, tahu aja sama barang bagus!
2nd day : 11 September 2011, Sunday
Activity : Pekanbaru – Belilas
By : Motor (Roda dua)
J
Ini perjalanan yang akan menentukan masa depan (ehem…). Kenapa bisa berhubungan sama masa depan itu ga’ penting, yang seru itu perjalanan menuju Belilasnya itu! Hehe……
Gw dan seorang teman yang sebut saja namanya ‘bunga’ (padahal namanya dina) memberanikan diri melakukan perjalanan ke Belilas dengan motor tanpa tahu jalan sebelumnya, hanya hasil tanya-tanya.
Perjalanan dimulai pukul 08.00 WIB dari kantor, masih dalam kota mah masih tahu jalan, meskipun agak ragu.
08.30 WIB berhenti sejenak untuk mengisi kekosongan lambung di sebuah tempat sarapan di pinggir kota. Menu : lontong pecel yang pedes (bgt) plus kopi hitam biar ga’ ngantuk di jalan. Sedap!!!
Perjalanan dilanjutkan.
Duo Travelawati yang merajai jalanan
Perjalanan diwarnai dengan debu, karena daerah Riau memang daerah yang panas, dan gersang. Untungnya gw punya sapu tangan yang bisa dipakai untuk menutup hidung dan mulut. Selain debu alami, debu juga ditambah dengan debu kendaraan yang pada umumnya truk ukuran jumbo, ada yang roda 8 dan yang paling banyak yang roda 12…
Karena ingin cepat sampai, maka diberanikan diri untuk mendahului truk jumbo ini. Gw (sebagai penumpang) waktu melewatinya, wuissssssss………….. guede buanget!!!
Ga’ kebayang kalo tiba-tiba truk nya kepeleset, mmm……..
Hiii… (ga’ mau mikirin itu!)
Selain debu, kondisi jalan juga dahsyat. Menurun mendaki (kayak huruf U), belokan, plus jalanan rusak akibat seringnya si truk jumbo lewat, namanya juga jalan lintas Sumatera!
Disebuah pendakian, tiba-tiba motor ngambek, dan mati.
Huaaa untung ga’ mundur lagi kebelakang!
Tengah hari, saat memasuki sebuah kota baru, bingung. Coba masuk jalan ini, koq perasaan ga’ enak, coba jalan satunya lagi, eh malah jadi jalan kecil, ga’ ada tanda-tanda jalur lintas. Jalan satunya lagi jalannya besar Cuma jelek, ga’ ber aspal.
Akhirnya coba jalan ga’ beraspal (mungkin lagi diperbaiki), beberapa menit pertama masih nyantai aja, karena ternyata ada kendaraan lain yang lewat, Cuma lama-lama koq jalannya ga’ bagus-bagus ya… akhirnya bertanya pada orang yang kebetulan lewat pake motor, karena tak ada satu pun rumah disitu, dan katanya bisa lewat jalan itu, lurus aja sampai masuk kota, nah di kota ntar Tanya lagi aja….
Huaaaa…….
Untung bisa, ga’ kepikiran klu harus balik lagi!
Masih sempat take a picture meski tersesat
Setelah tanya sana-sini, plus berhenti untuk isi lambung, akhirnya pukul 16.30 WIB nyampe juga di Belilas. Tujuan utama adalah istirahat dan menyelesaikan urusan yang harus diselesaikan (ehem).
Akhirnya hari yang melelahkan selesai juga.
3rd day : 12 September 2011, Monday
Activity : Belilas - Pekanbaru
By : Motor (Roda dua)
Setelah semua urusan selesai, akhirnya harus balik ke Pekanbaru lagi.
Karena kemaren ada acara kesasar, maka pas kembali lagi, dah tahu jalan. Tapi……
Ternyata jalannya ga’ kayak kemaren! Eh, malah ada jalan yang lebih dekat! Mutar-mutar di kota X yang bikin lama kemaren ternyata ada jalan yang singkat dan tepat menuju kota Pekanbaru. Pantesan, perjalanan yang harusnya Cuma 4 jam, kemaren harus ditempuh selama 6 jam. Huff…
Pengalaman Memang Mahal!
Pukul 17.30 WIB sampai di kota Pekanbaru. Take a rest bentar, malamnya hang out lagi bareng ‘baby’ (baca pake ‘a’) genk. Planningnya habis maghrib langsung nonton di 21, ternyata- eh ternyata ga’ ada film yang bagus yang bisa ditonton jam segitu. Yang ada malam jam 10 malam..
Setelah melewati perdebatan sengit antar ‘baby’ akhirnya kita memutuskan nonton jam 10 malam, dan menginap di salah satu rumah anggota ‘baby’…
Yang paling bikin ketawa, yang masuk ke dalam studio 5 malam itu Cuma kami ber-4.
‘Baby’ers bersorak gembira.. “huaaaaaa………… Cuma kita aja!”
Saat adegan jingkrak2an berlangsung, masuklah 2 orang yang langsung bikin ‘Baby’ers terdiam!
Dan film pun langsung di mulai.
Ternyata hanya kami ber-6 yang nonton malam itu. Serasa punya studio film sendiri!
Hihi…..
Hari ini kami sudahi dengan mata sembab karena menangis Bombay. Huhu….
4th day : 13 September 2011, Tuesday
Lokasi : Pekanbaru
Hari ini penuh dengan persiapan pesta nanti malam, pesta yang menjadi alasan utama berada di Pekanbaru. Mulai dari keliling pasar cari kostum, cari travel bag untuk persiapan next trip, sampai cuci muka setelah merajai jalanan selama 3 hari!
- Pukul 15.00 WIB, beres-beres, mandi, mix and match baju pesta, and get ready 2 party!
- Pukul 16.00 WIB, berangkat dari kantor, menuju rumah saudara penganten laki-laki, karena berangkat ke Hotel nya bareng keluarga (meskipun bukan anggota keluarga, tapi emang karena kenalnya sama keluarga The Groom- nya dan disuruh barengan aja).
Meskipun persiapan keluarga banyak banget, tapi yang paling lama adalah prosesi ‘nyalon’ para wanita.. mulai dari para tante, para sepupu, sampai para keponakan the Groom-nya.
Namanya juga baru mengikuti pesta pernikahan orang Tionghoa, jadi kan baru tahu! Hehe..
- Pukul 18.00 WIB, berangkat menuju hotel lokasi pesta dan ternyata kami yang pertama datang. Ya iyalah.. namanya juga keluarga! Kami memilih meja duduk dekat dengan meja keluarga, alasannya ya itu tadi, karena kami kenalnya sama anggota keluarga.
- Pukul 20.00 WIB, pesta dimulai. Anggota keluarga, para sepupu, saudara, berjejer di sepanjang jalan yang akan dilewati pengantin sambil memegang petasan yang akan mengeluarkan serpihan-serpihan kertas warna-warni yang akan diledakkan saat penganten melewati jalan diiringi lagu yang syahdu dan romantis….
Setelah itu, penganten menuju panggung dan acara dimulai. Mulai dari acara tarian tradisional china.
Video nya dikit aja yah…..
Dilanjutkan dengan acara penuangan sampaigne oleh kedua mempelai, acara ‘sungkeman’ pada ke-empat orang tua (hehe..) sampai acara pemotongan kue wedding.
Dan resmilah pasangan suami isteri ini!
HAPPY WEDDING!
Dimulailah acara yang paling di tunggu-tunggu. TIME TO DINNER!!!
Namanya juga makan malam alias dinner, orang cina pula, jangan berharap ada nasi disini!
Silahkan melihat menu :
Dan jangan harap setelah baca menu langsung mesan, kayak diresto2. Disini makanan dihidangkan mulai dari menu pertama, setelah habis baru dihidangkan menu kedua, begitu seterusnya (semua dengan porsi bukan untuk orang Indonesia karena hanya sedikit).
Karena gw biasa aja makanan seafood, jadinya makan dengan setengah hati. Pas ngelihat menu ke-8 (Silahkan lihat menu), wah musti kosongin sebagian lambung biar banyak yang masuk, tapi setelah sekian lama menanti, dan ngantuk yang tak tertahan (pukul 21.30) tapi masih menu ke-6. Huff… ga’ sabar lagi!
Akhirnya kami memutuskan untuk duluan pulang, sedikit kecewa karena ga’ sempat mencoba ice cream nya tapi lega juga dalam hati karena dah ga’ sabar ingin istirahat!
Minuman yang dihidangkan adalah minuman kaleng. Mulai dari minuman rasa buah, cincau sampai minuman ber-alkohol (rendah). Gw dan seorang teman, sebut saja namanya bunga (nama asli Dina) yang berjilbab, tentu dilihat heran sama tamu lain tapi tentu saja kami tak menyentuh sedikitpun minuman itu (Cuma menyentuh kalengnya aja koq)! Kami hanya minum minuman halal berwarna hitam yang kalau dilihat sekilas emang mirip dengan minuman beralkohol tadi. Ah, yang penting bukan!
Selama acara dinner berlangsung, para tamu boleh menyumbangkan suara-nya meskipun sumbang (namanya juga menyumbang!). bagi tamu yang bernyanyi di depan, nanti akan ada tamu lain yang memberikan angpao, semakin menghibur dan semakin lucu, maka semakin banyak angpao yang didapat.
Contohnya seorang gadis, usia yang masih balita tak menyurutkan kreatifitasnya, suara yang ga’ Cuma pas-pasan, ditunjang dengan tarian yang ga’ kalah sama goup ‘seven icon’, maka berhasil lah dia mengumpulkan lebih dari 20 angpao.. (hehe, masih sempat-sempatnya gw ngitung!). fotonya menyusul aja ya…….
Ada lagi yang menarik perhatian. Seorang lelaki separuh baya, menyanyi dengan semangat ’45, dan beberapa lagu dijadikan medley, jadilah dia paling lama bernyanyi dan paling banyak mendapat angpao…
Selain itu, penganten juga bernyanyi bersama dipanggung. Alhasil buanyak buanget yang ngasih angpao, sekalian mengembalikan modal pesta yang katanya ratusan juta…
Orang tua penganten juga kalo nyanyi dapat angpao banyak, dengan alasan yang sama.
Dan acara yang paling membuat heboh adalah saat para sexy dancer mulai beraksi... mau menampilkan fotonya tapi ntar blog nya di black list kan ga' enak! jadilah hanya dalam hati saja!
hehe...
- Pukul 21.30 WIB, dengan badan yang capek dan mata ngantuk, kami pulang…
Akhirnya selesai juga,
Dan hari pun selesai.
5th day : 14 September 2011, Wednesday
Bangun pagi di kejutkan oleh HP yang berbunyi nada khusus, ‘bos nelfon’!
Ternyata mau ngasih tahu kalau gw & bunga ( = dina ) harus balik ke Padang pagi ini.
Kembali ke rutinitas biasa.
Wait for next trip!!!






No comments:
Post a Comment