50 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2013
Pada hari Rabu 20
November 2013 lalu, Forbes Asia merilis 50 orang terkaya di Indonesia tahun
2013. Hasilnya memang tidak mengejutkan karena tetap diisi nama-nama lama namun saya ingin
melihat hal ini dari sudut pandang lain. Sudut pandang yang tak sengaja
terfikirkan oleh saya saat membaca berita itu pada jam 4 pagi.
Sebelumnya, ini adalah 50 orang terkaya di
Indonesia tahun 2013 :
1. R Budi dan Michael Hartono (Djarum, BCA): 15 miliar dollar AS (Rp 175,5 triliun)
2. Keluarga Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinarmas): 7 miliar dollar AS (Rp 81,9 triliun)
3. Keluarga Anthoni Salim (Grup Salim): 6,3 miliar dollar AS (Rp 73,71 triliun)
4. Keluarga Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam): 5,3 miliar dollar AS (Rp 62 triliun)
5. Chairul Tanjung (CT Corp): 4 miliar dollar AS (Rp 46,8 triliun)
6. Sri Prakash Lohia (Indorama): 3,7 miliar dollar AS (Rp 43,29 triliun)
7. Keluarga Boenjamin Setiawan (Kalbe Farma): 3 miliar dollar AS (Rp 35,1 triliun)
8. Peter Sondakh (Grup Rajawali): 2,7 miliar dollar AS (Rp 31,59 triliun)
9. Keluarga Mochtar Riady (Grup Lippo): 2,5 miliar dollar AS (Rp 29,25 triliun)
10. Sukanto Tanoto (Grup Raja Garuda Mas): 2,3 miliar dollar AS (Rp 26,91 triliun)
11. Keluarga Putera Sampoerna: 2,15 miliar dollar AS (Rp 25,155 triliun)
12. Tahir (Grup Mayapada): 2,05 miliar dollar AS (Rp 23,985 triliun)
13. Bachtiar Karim (Musim Mas): 2 miliar dollar AS (Rp 23,4 triliun)
14. Theodore Rachmat (Triputra Group): 1,9 miliar dollar AS (Rp 22,23 triliun)
15. Martua Sitorus (Wilmar International): 1,85 miliar dollar AS (Rp 21,645 triliun)
16. Murdaya Poo (Berca Group): 1,75 miliar dollar AS (Rp 20,475 triliun)
17. Keluarga Ciliandra Fangiono (First Resources): 1,7 miliar dollar AS (Rp 19,89 triliun)
18. Keluarga Achmad Hamami (Trakindo Utama): 1,5 miliar dollar AS (Rp 17,55 triliun)
19. Keluarga Kartini Muljadi (Tempo Scan): 1,42 miliar dollar AS (Rp 16,614 triliun)
20. Keluarga Eddy Katuari (Wing Group): 1,4 miliar dollar AS (Rp 16,38 triliun)
21. Low Tuck Kwong (Bayan Resources): 1,37 miliar dollar AS (Rp 16,029 triliun)
22. Hary Tanoesoedibjo (MNC Group): 1,35 miliar dollar AS (Rp 15,795 triliun)
23. Keluarga Ciputra (Ciputra Group): 1,3 miliar dollar AS (15,21 triliun)
24. Edwin Soeryadjaya (Saratoga): 1,2 miliar dollar AS (14,04 triliun)
25. Djoko Susanto (Alfamart): 1,17 miliar dollar AS (Rp 13,689 triliun)
26. Eka Tjandranegara 1,15 miliar dollar AS
27. Harjo Sutanto 1,14 miliar dollar AS
28. Soegiarto Adikoesoemo 1,04 miliar dollar AS
29. Kusnan & Rusdi Kirana 1 miliar dollar AS
30. Garibaldi Thohir 960 juta dollar AS
31. Sjamsul Nursalim 950 juta dollar AS
32. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono 940 juta dollar AS
33. Keluarga Kuncoro Wibowo 910 juta dollar AS
34. Keluarga Husain Djojonegoro 875 juta dollar AS
35. Sudhamek 830 juta dollar AS
36. Eddy Kusnadi Sariaatmadja 820 juta dollar AS
37. Benny Subianto 790 juta dollar AS
38. Aksa Mahmud 780 juta dollar AS
39. Jogi Hendra Atmadja 760 juta dollar AS
40. Santosa Handojo 750 juta dollar AS
41. Prajogo Pangestu 745 juta dollar AS
42. Hashim Djojohadikusumo 700 juta dollar AS
43. Kiki Barki 680 juta dollar AS
44. Alexander Tedja 670 juta dollar AS
45. The Nin King 650 juta dollar AS
46. Winato Kartono 590 juta dollar AS
47. Sandiaga Salahuddin Uno 460 juta dollar AS
48. Trihatma Haliman 450 juta dollar AS
49. Arifin Panigoro 420 juta dollar AS
50. Sutjipto Nagaria 390 juta dollar AS
Saya
ingatkan sekali lagi, pandangan orang tentu berbeda-beda, tetapi inilah
pandangan saya!
APA YANG TERLINTAS
DIFIKIRAN ANDA SAAT MELIHAT URUTAN TERATAS?
Kalau menurut saya,
orang terkaya di Indonesia adalah orang yang menjual produk yang bahkan bisa
merusak kesehatan & moral bangsa! Kenapa? Anda semua pasti mengerti. Saya tahu,
perusahaan itu tidak hanya menjual rokok saja, fondation dll nya juga ada, tapi
tetap saja sumber uang terbesarnya adalah penjualan rokok.
Saya tidak membenci perusahaan
ini, saya hanya kurang suka pada masyarakat yang menghujat-hujat pemerintah
tanpa menimbang dari sudut pandang yang berbeda.
Contoh kasus. Pada saat
pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM subsidi dari Rp.4.900,- menjadi
Rp.6.500,-. Sangat banyak saya dengar dan lihat orang-orang berkomentar kurang
baik, mengeluhkan bahwa pemerintah tidak pro rakyat, pemerintah makan uang
rakyat sementara rakyat semakin sengsara dengan semakin tingginya harga bahan
pokok, dll. Sebenarnya kalau mereka
melihat ke diri masing-masing, apakah pantas mereka menyebut diri mereka
sebagai masyarakat kurang mampu disaat pengeluaran mereka dalam 1 bulan hanya
untuk membeli rokok rata-rata Rp. 450.000,-. Itupun dengan asumsi bahwa mereka
menghabiskan 1 bungkus rokok dalam 1 hari dengan harga Rp. 15.000,- Bagaimana
dengan orang yang menghabiskan 2 bungkus rokok sehari, bahkan lebih ? Jika uang
rokok itu dibelanjakan untuk kebutuhan pokok tentu lebih bermanfaat untuk
kesejahteraan mereka?
Saya tidak membela
pemerintah ataupun memihak pemerintah!
Saya hanya masyarakat
rendah yang tidak ingin negara saya tercinta ini diisi oleh orang-orang yang
berfikiran sempit.
Saya memang belum
memberikan manfaat bagi bangsa, bahkan pemilu presiden pun saya tidak ikut. Minimal
saya tidak pernah mencaci maki pemerintah, saya percaya Bapak-Bapak disana
mempunyai pertimbangan sendiri saat mengeluarkan kebijakan. Dan saya paling
benci Bapak-Bapak yang mencuri uang rakyat!
Yang ingin saya sampaikan adalah, marilah kita
bersama-sama mendukung niat baik pemerintah dan jika ada yang ingin disampaikan
pada pemerintah, sampaikanlah dengan baik!
Yang paling penting :
JANGAN
MENGHAMBUR-HAMBURKAN UANG ANDA – disaat ada pilihan untuk tidak
menghamburkannya - HANYA UNTUK
MEMPERKAYA ORANG LAIN !!!
Untuk selanjutnya, saya akan membahas profil masing-masing orang. jadi akan ada 50 blog yang akan menyusul ^.^
Pekerjaan yang cukup berat dan menyenangkan.
Thanx for attention and comment!
No comments:
Post a Comment