Jalur Alternatif
Padang - Bukittinggi
Jalur Padang-Bukittinggi memang jalur padat (banget), baik pada hari biasa, apalagi hari libur. Gw yang sudah 7 tahun terakhir stay di Padang, emang tahunya jalur utama ini, Padang-Padang Panjang-Bukittinggi.
Kemarin, 31 Des 2011, gw mudik ke Bukittinggi pake motor. Untuk menghindari kemacetan dan kepadatan jalanan-
( rumus umum = hari libur + weekend berbanding lurus dengan tingkat keramaian jalanan + tingkat kemacetan, dan juga berbanding lurus dengan tingkat emosi sopir yang meningkat )
-Akhirnya teman gw ngajak ke jalur alternative, yaitu Jalur Pdg-Sicincin-Malalak-Bkt.
Awalnya agak ragu, karena blom pernah coba, agak ragu juga kalau-kalau ntar Si Ncup ga’ kuat dipendakian, tapi teman gw dg PD-nya mempromosikan ( untung ga pake ilmu marketing ;-P) jalurnya akan aman-aman saja.
Gw pun seperti kerbau yang dicucuk hidungnya ( gw bukan kerbau lho!), pun menurut saja. Dari Padang, masih melalui jalur biasa, sampai di Simpang Sicincin, belok kiri, trus ikutin aja jalannya… klu nemu simpang 3, belok kanan… nemu simpang lagi, belok kanan lagi…. Nemu simpang lagi……
Tanya aja sama warga!!!
Hehe… biar ga nyasar brada & sista…..
v(^_^)v
Tak disangka tak diduga…
Jalur ini keren BGT!!
Defenisi keren = jalan masih bagus (tanpa lubang), bau aspal baru yang semerbak, sepi, plus bonus pemandangan yang kuereeeennnnnn ;-)
Bagi gw yang seorang penikmat alam merasakan ‘virgin’-nya daerah ini sehingga memuaskan hasrat Q yang haus akan kealamian alam (jangan bilang sok puitis yaa..)
Diperjalanan, sempat-sempatnya (disempat-sempatin #apasih #kacau ) gw ngambil beberapa foto meskipun masih sangat banyak view yang ga sempat gw abadikan!
Cekidot…
Brada&Sista, yakinlah bahwa view aslinya jauuuuhhhhh lebih indah dari foto ini!! ;-)
Bagi yang minat pengen coba jalur ini..
Let me know !
Twitter @yellymomo
Fb : Yelly Monika










No comments:
Post a Comment