Padang, 3 Agustus 2011, 3 Ramadhan 1432 H
Pukul : 14.48 WIB
Penat yang melanda
Ngantuk yang mendera
Kaki yang tidak lagi mampu
Untuk menopang beban yang ada
Saat mata ingin terpejam
Yang kuingat satu kata
Bebas !!!
Bebas !!!
Bebas !!!
Seginikah kekuatanku?
TIDAK !!!
Aku ingin berontak!
Aku tak ingin luluh lantak
Hanya karena derita ini
Akan ku teruskan perjuangan ini
Hingga energi habis
Menjadi nol !
Padang, 4 Agustus 2011, 4 Ramadhan 1432 H
Pukul : 11.33 WIB
Drama !!!
Drama !!!
Drama !!!
Tired of drama!
Hidup ini memang tak lepas dari drama
Setiap waktunya hanya penuh dengan drama
Tak penat kah kalian yang selalu memerankan drama ini ?
Hentikan sajalah drama kalian!
Membuat orang muak
Padang, 25 Agustus 2011, 25 Ramadhan 1432 H
Pukul : 15.13 WIB
Saat semua melintas dibenakku
Aku ingin semua tertuang
Hingga bisa ku baca berulang-ulang
Bisa ku cerna maknanya
Dan ku ingin bisa untuk mewujudkannya
Tapi saat semua ada
Semua bisa
Waktu lah yang menghentikan!
Hingga ku tak ada kuasa atasnya!
(Cerita Dibalik puisi terakhir)
Sore itu timbul hasrat berpuisi gw, dan saat gw mulai menuangkannya, eh baru ingat si Ncup lg diservice dan harus dijemput, klu telat malah ntar tutup..... terpaksa lah gw naek angkot ( yang untuk sekian lama tak pernah lagi gw jamah) menuju tempat service nya si Ncup, dan mengizinkan semua kalimat-kalimat pujangga gw lenyap!
Sebenarnya sih ga pujangga- pujangga banget tp.........
untuk standar gw, seperti biasa.......................
'LUMAYAN LAH...........'
:-)
No comments:
Post a Comment